salam

chemistry lover

Showing posts with label kualititatif. Show all posts
Showing posts with label kualititatif. Show all posts

Tuesday, 20 May 2014

Uji Kualitatif Karbohidrat

uji karbohidrat

1)      Uji Molish

Analisis Karbohidrat

SUMBER KARBOHIDRAT

Karbohidrat merupakan senyawa polihidroksi aldehid atau keton dan turunan mereka. Berdasarkan ukuran molekulnya karbohidrat dibagi dalam 3 golongan besar yaitu :

DASAR-DASAR ANALISIS


 

Dua langkah utama dalam analisis kimia yaitu analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Analisis kualitatif merupakan suatu rangkaian pengerjaan untuk mengenal atau mengidentifikasi suatu zat (senyawa, , unsure, kation, anion, radikal, dan gugus fungsi) melalui salah satu sifat kimia atau sifat fisikanya. Analisis kuantitatif merupakan suatu rangkaian pengerjaan untuk menentukan jumlah zat tertentu d idalam sampel.
Analisis kualitatif adalah mencaria “apa” yang ada dalam sampel. Sedangkan analisis kuantitatif menentukan “berapa” jumlah zat tersebut dalam sampel. Dalam perkembangannya, untuk menentukan “apa” dan “berapa” jumlah zat yang ada dalam sampel, biasanya zat tersebut harus dipisahkan terlebih dahulu dari zat lainyang dapat mengganggu. Jadi analisis merupakan suatu rankaian kerja, mulai dari pengambilan sampel , penyiapan sampel, dan mengubahnya kebentuk yang dapat diukur.
Ada beberapa metode yang digunakan dalam analisis kuantitatif yaitu :
A.    Metode Klasik
1.      Gravimetri merupakan metode isolasi dan pengukuran berat suatu unsur atau senyawa tertentu. Analisis gravimetri meliputi transformasi (perubahan) unsur atau radikal ke senyawa murni stabil yang dapt diubah menjadi bentuk yang dapat di timbang dengan teliti
2.      Volumetri (Titrimetri)
Ø  Titrimetri merupakan satu analisis dimana zat yang dianalisis dibiarkan bereaksi dengan zat lai yang konsentrasinya diketahui dan dialirkan dari buret dalam bentuk larutan. Konsentrasi larutan yang tidak diketahui (analit) kemudian dihitung. Reaksi yang umum dipakai adalah Reaksi Penetralan , Reaksi Pengendapan, Reaksi Redoks, dan Reaksi Pengkompleksan.
Ø  Analisis gas merupakan metode pengukuran volume gas yang diserap atau dilepas dalam suatu reaksi kimia.
B.     Metode Modern
Metode ini merupakan pengembangan dari metode klasik yang mencakup pemakaian instrumentasi canggih, seperti :
Ø  Spektroskopi UV-Vis, Spektroskopi IR, SSA, Spektroskopi Emisi nyala, Spektroskopi Massa, AES, ICP-MS, ICP-AES, dll
Ø  Gas Kromatografi, HPLC, PIA
Ø  Konduktometri, Potensiometri, Polarografi, Kolometri

Tahapan penentuan dalam analisis kuantitatif ada beberapa langkah :
1)      Pengambilan sampel
Sampel haruslah representatif (mewakili) dari materi yang akan dianalisis secara utuh.
2)      Merubah konstituen yang diinginkan kebentuk yang dapat diukur (memerlukan metode pemisahan)
3)      Pengukuran konstituen yang diinginkan
Sifat-sifat fisika dan kimia konstituen dapat digunakan untuk identifikasi kualitatif dan pengukuran kuantitatifau keduanya.
4)      Perhitungan dan interpretasi data analisis
Seringkali digunakan teknik statistik dalam pengolahan data untuk mendapatkan hasil akhir analisis.

"dikutip dari buku ajar kimia analitik terapan kimia unsoed"

Tuesday, 29 April 2014

Analisis Kualitas Udara

Jangan Cemari aku
    Udara adalah suatu campuran gas yang terdapat pada lapisan yang mengelilingi bumi. Komposisi campuran gas tersebut tidak selalu konstan. Udara merupakan komponen utama yang menunjang kelangsungan hidup manusia maupun mahluk hidup lainnya seperti tumbuhan dan hewan.Dari waktu ke wakyu, kualitas udara dilingkungan kita semakin menurun dengan semakin banyaknya pencemaran udara yang disebabkan oleh asap  kendaraan bermotor, asap pabrik, maupun oleh tumpukan sampah.Menurunnya kualitas atau berubahnya komposisi udara dari kumposisi udara alamiyahnya menunjukan sudah terjadinya pencemaran udara.
   Pencemaran udara adalah masuknya atau dimasukannya zat, energi, dan atau komponen linnya ke dalam udara ambien oleh kegiatan manusia, sehingga mutu udara ambien turun sampai ke tingkat tertentu yang menyebabkan udara ambien tidak dapat memenuhi fungsinya. Udara ambien adalah udara di sekitar kita di lapisan troposfer yang apa adanya yang sehari-hari kita hirup. dalam keadaan normal, udara ambien ini terdiri dari gas nitrogen (78%), oksigen (20%), argon, (0,93%), dan gas karbon dioksida (0,03%). Pengujian yang dilakukan terhadap udara ambien meliputi :
  1. Karbon Monoksida(CO)
  2. Oksida nitrogen(NOx)
  3. Nitrogen Dioksida(NO2)
  4. Sulfur Dioksida(SO2)
  5. Hydrogen Sulfida(H2S)
  6. Amonia(NH3)
  7. Oksidan(O3)
  8. Debu
  9. Timah hitam(Pb)
  10. Hidrokarbon(HC)
  11. Intensitas Kebisingan
                    

  sumber yang menjadi penyebab pencemaran udara dibagi menjadi 2 yaitu sumber pencemar primer dan sumber pencemar sekunder. sumber pencemar primer merupakan cemaran udara dimana substansi cemaran yang ditimbulkan lansung dari sumber pencemar udara, contohnya partikulat, NOx, CO, SO2 , dst.Sedangkan sumber pencemaran sekunder adalah pencemaran dimana pencemar yang timbul, terbentuk oleh interaksi kimiawi antara pencemar primer dengan senyawa-senyawa penyusun atosfer alamiyah. dalam hal ini pencemaran sekunder terbagi kedalam 2 sifat yaitu alami(natural) dan Antropogenik

Sunday, 20 April 2014

Kimia Analitik


KIMIA ANALITIK
1. PENGERTIAN KIMIA ANALITIK

  Kimia Analitik merupakan salah satu cabang Ilmu Kimia yang mempelajari tentang pemisahan dan pengukuran unsur atau senyawa kimia. Dalam melakukan pemisahan atau pengukuran unsur atau senyawa kimia, memerlukan atau menggunakan metode
analisis kimia.
  Kimia analitik mencakup kimia analisis kualitatif dan kimia analisis kuantitatif. Analisis kualitatif menyatakan keberadaan suatu unsur atau senyawa dalam sampel, sedangkan analisis kuantitatif menyatakan jumlah suatu unsur atau senyawa dalam sampel.

2. PENGGUNAAN KIMIA ANALITIK

   Kimia analitik tidak hanya digunakan di bidang kimia saja, tetapi digunakan juga secara luas di bidang ilmu lainnya. Penggunaan kimia analitik di berbagai bidang diantaranya :

a. Pengaruh komposisi kimia terhadap sifat fisik.

   Efisiensi suatu katalis, sifat mekanis dan elastisitas suatu logam, kinerja suatu bahan bakar sangat ditentukan oleh komposisi bahanbahan tersebut.

b. Uji kualitas.

  Analisis kimia sangat diperlukan untuk mengetahui kualitas udara di sekitar kita, air minum yang kita gunakan, makanan yang disajikan. Dibidang industri, analisis kimia digunakan secara rutin untuk menentukan suatu bahan baku yang akan digunakan, produk setengah jadi dan produk jadi. Hasilnya dibandingkan dengan spesifikasi yang ditetapkan. Bidang ini disebut pengawasan mutu atau quality controll.

c. Penentuan konsentrasi bahan/senyawa yang bermanfaat atau
bernilai tinggi.

   Analisis kimia digunakan pada penentuan kadar lemak dalam krim, kadar protein dalam suatu makanan atau bahan pangan, kadar uranium dalam suatu bijih tambang.

d. Bidang kedokteran.

   Untuk mendiagnosis suatu penyakit pada manusia diperlukan suatu analisis kimia, sebagai contoh : tingkat konsentrasi bilirubin dan enzim fosfatase alkali dalam darah menunjukkan adanya gangguan fungsi liver. Tingkat konsentrasi gula dalam darah dan urin menunjukkan penyakit gula.

e. Penelitian.

Sebagian besar penelitian menggunakan kimia analitik untuk keperluan penelitiannya. Sebagai contoh pada penelitian korosi logam, maka ditentukan berapa konsentrasi logam yang terlarut ke dalam lingkungan air. Di bidang pertanian, suatu lahan pertanian
sebelum digunakan, maka tingkat kesuburannya ditentukan dengan mengetahui tingkat konsentrasi unsur yang ada di dalam tanah,misalnya konsentrasi N, P, K dalam tanah.


Test Footer